Posted in: kesehatan

Jenis Katarak – Yang Mana yang Anda Miliki?

Katarak merupakan gangguan penglihatan yang biasanya menyerang orang lanjut usia. Ini adalah penyakit yang berkembang perlahan yang biasanya ditandai dengan pengaburan pada mata. Gejala umum dari ini adalah penglihatan kabur, silau, warna pudar, penglihatan ganda, tidak dapat melihat dengan jelas di malam hari dan seringnya mengganti kacamata resep. Ini bisa diatasi dengan operasi, dimana lensa mata yang keruh diganti dengan lensa buatan baru.

Pada dasarnya ada dua jenis katarak – katarak menurut lokasi dan katarak menurut asalnya. Yang pertama mengenali dan mengatasi katarak diklasifikasikan menurut lokasi pengaburan lensa.

– Katarak Kortikal, demikian penyakit ini disebut jika opacity keruh ditemukan pada bagian lensa yang disebut korteks. Korteks adalah bagian luar lensa. Katarak kortikal sering terlihat seperti roda yang menunjuk ke dalam ke pusat lensa. Ketika seseorang mengalaminya, kekeruhan seperti jeruji menyebabkan cahaya menyebar.

– Katarak Sklerotik Nuklir adalah nama yang diberikan untuk katarak yang paling umum. Hal ini ditandai dengan kekeruhan kuning bertahap dan pengerasan inti, yang merupakan bagian tengah lensa. Katarak Sklerotik Nuklir adalah penyakit gangguan penglihatan bertahap. Bahkan ada kasus di mana seseorang yang mengalaminya mengalami semacam perbaikan pada penglihatannya. Namun peningkatan tersebut hanya bersifat sementara klinik mata bekasi karena akan kembali memburuk.

-Posterior Subcapsular Cataract atau PSC adalah jenis katarak lain berdasarkan lokasi. Dalam hal ini kekeruhan atau keburaman berkembang di bagian lensa yang disebut kantong kapsul. Gejala Katarak Subkapsular Posterior kabur di dekat penglihatan, lingkaran cahaya di sekitar lampu, silau, dan sensitivitas cahaya. Jenis ini umum terjadi pada penderita diabetes dan mereka yang sedang menjalani pengobatan dengan steroid.

Baca Juga : 5 Tips untuk Pemasaran Digital yang Sukses

Kategori katarak lainnya adalah berdasarkan asalnya.

– Katarak terkait usia diklasifikasikan dalam kategori ini. Jenis ini biasanya muncul ketika seseorang berusia akhir 60-an atau 70-an, tetapi tanda-tandanya sudah terlihat sejak usia 40 tahun.

– Katarak kongenital inilah yang disebut katarak sejak lahir. Ini tidak memberikan kerusakan yang signifikan pada penglihatan, tetapi tetap harus dihilangkan untuk mencegah masalah seperti strabismus atau ambliopia.

– Katarak sekunder biasanya berkembang setelah dilakukan operasi mata untuk glaukoma atau operasi retina. Katarak yang berkembang karena diabetes disebut juga katarak sekunder.

– Katarak traumatis di sisi lain seringkali merupakan akibat dari cedera langsung pada mata.

– Katarak radiasi tidak terlalu umum tetapi bisa terjadi setelah mata terpapar radiasi tertentu.

Ini adalah jenis katarak yang dapat menyerang siapa saja.

Bagi mereka yang ingin menghilangkan katarak tanpa risiko operasi, Homeopati adalah sistem medis kedua yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Ini efektif dan aman untuk semua orang. Pengobatan homeopati dibuat dari tumbuhan, mineral dan hewan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *