Posted in: Berita

Beban Puncak Konsumsi Listrik PLN dikala Natal 2020 Turun 3, 15 Persen

PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya masih melakukan siaga kelistrikan Natal serta Tahun Baru mulai bertepatan pada 24 Desember kemudian hingga 2 Januari 2021. Perayaan Natal serta Tahun Baru dikala masa pandemi Covid- 19 ini memanglah berbeda dengan tahun- tahun tadinya. Tidak terdapat perayaan besar- besaran yang mengundang kerumunan.

Oleh sebab itu mengkonsumsi listrik di DKI Jakarta serta sekitarnya pula tidak sebanyak umumnya. Pada Kamis, 24 Desember 2020 dikala Misa Malam Natal, beban puncak di malam hari menggapai 3. 555 MW.

Sebaliknya beban puncak bertepatan pada 25 Desember ialah sebesar 3. 302 MW lebih kecil dibandingkan tahun kemudian yang menggapai 3. 410 MW. Penyusutan 3, 15 persen ini diakibatkan Pembatasan Sosial Berskala Besar( PSBB) transisi serta pengendalian ketat yang dicanangkan oleh Pemprov DKI Jakarta buat menghindari penularan Covid- 19 https://www.ahlinesia.com .

Pada Bulan Desember hingga dengan minggu ke- 3, secara akumulatif mengkonsumsi listrik di daerah kerja PLN UID Jakarta Raya ialah sebesar 2144 GWh. Pasti saja angka ini lebih rendah dibandingkan tahun tadinya yang menggapai 2598 GWh.

” PLN mencatat penyusutan mengkonsumsi listrik di daerah DKI Jakarta serta sekitarnya dalam masa libur Natal serta jelang tahun baru,” tegas Doddy B. Pangaribuan, General Manager PLN UID Jakarta Raya, dilansir dari penjelasan tertulis, Senin( 28/ 12/ 2020).

Dikala detik- detik malam pergantian tahun, Doddy meningkatkan kalau beban listrik di Jakarta serta sekitarnya pula diprediksi hadapi penyusutan. Realisasi tahun kemudian pada jam 00. 00 beban puncak listrik menggapai 2814 MW, sebaliknya tahun ini diperkirakan sebesar 2689 MW materi kristen terbaru .

” Dalam siaga Nataru ini PLN pula senantiasa siaga melindungi keandalan pasokan listrik buat rumah sakit serta sarana penunjang penindakan Covid- 19,” tambah Doddy.

Baca Juga : Sekolah Pendidikan Pantai Timur Teratas

Petugas PLN yang bertugas senantiasa melindungi protokol kesehatan dengan mempraktikkan sistem piket serta senantiasa mengutamakan prinsip 3 Meter, ialah cuci tangan, memakai masker, serta melindungi jarak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *