Posted in: Keputihan

Bau Vagina Selama Kehamilan – Apa Artinya?

Bau vagina selama kehamilan adalah masalah umum karena peningkatan sekresi cairan dan lendir dari serviks. Akibatnya kelembaban yang berlebihan terperangkap dalam vagina. Ini dikombinasikan dengan perubahan yang terjadi pada tingkat asam vagina membuatnya menjadi lingkungan yang ideal untuk infeksi vagina yang menyebabkan bakteri berkembang dan berkembang biak.

Selama kehamilan bau dapat disertai dengan keluarnya cairan kekuningan dan gatal-gatal vagina.

Gejala-gejala dan bau vagina ini selama kehamilan adalah indikasi yang jelas dari infeksi ragi atau bakteri vaginosis. Pada artikel ini saya akan membagikan informasi tentang kehamilan dan vaginosis bakteri.

Vaginosis bakteri terjadi ketika keseimbangan pH vagina terganggu karena alasan apa pun. Infeksi vagina ini menyebabkan bau amis vagina yang dapat dihindari dengan mengambil tindakan pencegahan tertentu seperti penyebab keputihan saat hamil :

a) Memanfaatkan celana katun yang menyerap kotoran berlebihan sehingga mengurangi bau.

b) Hindari mengenakan pakaian ketat yang akan membuat area vagina dan selangkangan lebih berkeringat. Kondisi lembab dan lembab adalah tempat berkembang biak terbaik bagi bakteri penyebab infeksi.

c) Memanfaatkan panty liner untuk menyerap cairan dan menutupi bau sampai batas tertentu. Pastikan untuk mengganti panty liner secara berkala.

d) Tidur tanpa pakaian dalam di malam hari untuk membuat vagina bernapas bebas.

e) Jangan menggunakan sabun yang mungkin mengandung bahan kimia di area vagina. Cukup membersihkan vagina dengan air putih dua kali sehari.

f) Minumlah 2-3 liter air untuk menyingkirkan kemungkinan infeksi menular melalui saluran kemih.

Jika bau vagina selama kehamilan tetap ada meskipun sudah menggunakan pengobatan alami ini selama lebih dari beberapa minggu, silakan berkonsultasi dengan dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *